Presiden Prabowo Subianto Gelar Program Gentengisasi Demi Kesejahteraan Rakyat

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah Indonesia sedang berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan roda perekonomian nasional dan menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai informasi bahwa saat ini negara Indonesia juga telah mempunyai cita-cita untuk menjadi negara maju Indonesia Emas 2045.

Diketahui, untuk dapat menjadi negara maju, maka terdapat beberapa syarat yang harus dilalui, seperti pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, peningkatan inovasi dan teknologi, perbaikan tata kelola pemerintahan, dan tingkat kemiskinan sangat rendah bahkan nihil.

Untuk dapat mencapai syarat-syarat tersebut, maka pemerintah melalui arahan Presiden Prabowo Subianto telah menerapkan sejumlah langkah yang strategi dan menggelar sejumlah program unggulan.

Program unggulan yang telah berjalan dan terbukti sukses ialah seperti Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG), Swasembada Pangan, Penyempurnaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Pemberantasan Kemiskinan, Pemberantasan Narkoba, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Pendidikan dan Digitalisasi, Penguatan Kesetaran Gender, Penguatan Kerukunan Antar Umar Beragama, dan Pelestarian Seni Budaya.

Meskipun sejumlah program unggulan telah resmi berjalan dengan lancar dan terbukti berhasil, tetapi sampai saat ini Presiden Prabowo Subianto belum puas sampai disitu, dan baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto telah resmi mengumumkan bahwa dirinya akan membuat program baru yakni program gentengisasi.

Program gentengisasi merupakan program pembangunan atap rumah atau genteng untuk masyarakat kalangan menengah kebawah, dimana hal ini mampu berdampak positif signifikan terhadap kenyamanan dan keindahan pemukiman rakyat.

Program gentengisasi juga merupakan program perkembangan dari Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Menurut Presiden Prabowo Subianto, saat ini masih banyak sekali masyarakat yang menggunakan atap rumah terbuat dari bahan seng, padahal seng itu tidak kedap terhadap panas, jadi rumah akan terasa panas dan gerah terhadap penghuninya, dan seng juga cepat berkarat serta korosi karena diterpa hujan dan matahari secara terus-menerus.

Oleh karena itu, atap rumah yang terbuat dari seng sangat tidak direkomendasikan, tetapi saat ini banyak masyarakat kalangan menengah kebawah yang menggunakan material tersebut karena biaya yang sangat terjangkau.

Tetapi, saat ini masyarakat tidak perlu merasakan kepanasan dan kegerahan lagi, karena program Gentengisasi akan segera diresmikan dan direalisasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang masih menggunakan atap berbahan seng atau sejenisnya.

Presiden Prabowo Subianto juga meminta maaf kepada para industri alumunium yang merasa dirugikan terhadap program gentengisasi, padahal program gentengisasi bukan dibuat untuk menghancurkan industri alumunium, melainkan untuk menyejahterakan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa karat itu adalah bentuk degenerasi, jadi harapannya adalah dalam 2-3 tahun kedepan tidak akan ada lagi barang yang berkarat, karena karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat.

 

Penyaluran

Detail Berita - Website Resmi Pemerintah Provinsi Banten

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, genteng adalah barang yang sangat kuat dan harganya terjangkau, karena genteng terbuat dari dari bahan baku yang mudah ditemukan yakni seperti tanah dan campuran zat limbah lainnya, sehingga genteng terasa ringan dan kuat untuk atap rumah.

Pada realisasinya nanti, sejumlah Koperasi Desa Merah Putih akan dibangun pabrik pengolahan genteng dengan bahan baku yang unggul, setelah proses produksi atau pengolahan selesai, genteng tersebut akan langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar kawasan Koperasi Desa Merah Putih.

Presiden Prabowo Subianto juga telah menghimbau kepada seluruh kepala daerah untuk turut mempercantik kota dan daerahnya dengan berbagai cara, bukan hanya bergantung terhadap program gentengisasi saja.

Disisi lain, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa Bupati dan Wali Kota harus mempunyai visi dan misi yang bagus untuk memajukan sebuah daerahnya, tetapi jika sampai ada oknum Bupati dan Wali Kota yang tidak pernah turun ke lapangan dan mengurus rakyatnya atau bahkan sibuk memperkaya dirinya sendiri, maka siap-siap saja oknum tersebut akan segera diringkus dan diperiksa oleh pihak terkait.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo Subianto bukan hanya membangun program gentengisasi saja, melainkan dalam beberapa waktu kedepan beliau juga akan membangun program pengolahan sampah menjadi energi atau Waste-to-Energy.

Program pengolahan sampah menjadi energi akan dibangun di 34 Kota pada tahun 2026 ini, dengan tujuan mewujudkan Indonesia sebagai negara maju modern dengan tolak ukur utama peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat.

Program pengolahan sampah ini juga dapat menjadi bukti bahwa pemerintah memang bersungguh-sungguh dalam menangani kerusakan lingkungan yang ada di Indonesia dan menjadikan negara Indonesia sebagai negara yang berkelanjutan dan mewujudkan ekonomi hijau.

Related posts